Follow detikFinance
Selasa 11 Oct 2016, 17:15 WIB

Menhub Tak Ingin Proyek Kereta Kencang Jakarta-Surabaya Pakai APBN

Maikel Jefriando - detikFinance
Menhub Tak Ingin Proyek Kereta Kencang Jakarta-Surabaya Pakai APBN Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Nilai investasi proyek kereta kencang Jakarta-Surabaya diperkirakan mencapai US$ 3 miliar atau sekitar Rp 39 triliun. Diharapkan proyek tersebut nantinya tidak menggunakan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Kita harapkan tidak ada APBN di situ. Ya biar swasta masuk, kita harapkan begitu," ungkap Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, di Istana Negara, Jakarta, Selasa (11/10/2016).

Jepang akan terlibat dalam Feasibility Study (FS) atau studi kelayakan dari proyek Kereta Jakarta-Surabaya yang rencananya dimulai awal tahun depan. Dari hasil studi akan terlihat opsi pembangunan yang akan diambil, antara pembangunan baru atau revitalisasi.

"Nah ini kan tinggal keputusannya seperti apa. Kalau keputusannya bisa melakukan revitalisasi atau meningkatkan yang ada dengan kereta yang baru dan menghilangkan lintasan sebidang, mestinya bisa. Tapi kan profesional yang mesti menilai itu," paparnya.

Hasil studi juga akan menjabarkan tarif yang sesuai untuk proyek tersebut. Sehingga operator dari kereta tersebut juga tidak mengalami kerugian.

"Investasinya kan juga dikaitkan, berapa tarif yang bisa dikenakan. Kalau dia lintasan baru itu dilihat apakah double track, atau di atas atau apa itu macam-macam," ujar Budi. (mkl/wdl)


Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed