Inflasi Maret Capai 1,91 Persen

Inflasi Maret Capai 1,91 Persen

- detikFinance
Jumat, 01 Apr 2005 15:39 WIB
Jakarta - BPS mencatat pada Bulan Maret terjadi inflasi sebesar 1,91 persen. Kenaikan harga BBM nampaknya cukup mempengaruhi inflasi terutama terlihat pada kenaikan harga di sektor transportasi. "Pada Maret ini, terjadi inflasi 1,91 persen sebagai akibat kenaikan harga BBM yang tercermin dari kenaikan harga di sektor transportasi," kata Kepala BPS Choiril Maksum dalam jumpa pers di kantor BPS, Jakarta, Jumat (1/4/2005).Choiril menjelaskan, laju inflasi tahun kalender (Januari-Maret 2005) tercatat 3,19 persen. Sedangkan tingkat inflasi year on year tercatat 8,81 persen. Ditambahkan, tingginya inflasi pada Maret sebenarnya sudah diprediksi sebagaimana skenario yang pernah disampaikan BPS terkait dampak kenaikan harga BBM. Ketika disinggung soal kemungkinan tidak tercapainya target inflasi pada tahun 2005 yang sebesar 7 persen, Choiril mengatakan, tercapai atau tidaknya target inflasi tergantung dari efektif tidaknya action yang dilakukan pemerintah. "Sekarang kita sudah sampaikan bahwa inflasi pada Maret sangat tinggi, makanya kita menunggu action dari pemerintah. Kalau action tersebut efektif, tentu bisa menekan inflasi menjadi turun pada 9 bulan ke depan," katanya.Berdasarkan data BPS, dari 45 kota IHK, pada Maret 2005 ini seluruhnya mengalami inflasi, dimana inflasi tertinggi terjadi di Padang sebesar 4,33 persen dan inflasi terendah di Padang Sidempuan sebesar 0,51 persen. Beberapa kelompok barang dan jasa yang mengalami kenaikan harga diantaranya kelompok transport, komunikasi dan jasa keuangan naik 10,03 persen, kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau naik 1,62 persen, kelompok bahan makanan naik 0,12 persen, kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar naik 0,56 persen, kelompok sandang naik 0,64 persen, kelompok kesehatan naik 0,59 persen, serta kelompok pendidikan, rekreasi dan olah raga naik 0,29 persen. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads