Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto, mengatakan dalam hal pengembangan industri untuk pasar ekspor, banyak peluang yang terbuka. Banyak pasar luar negeri yang membutuhkan banyak produk yang dihasilkan di Indonesia namun belum digarap dengan optimal.
"Memang ada pasar baru yang harus dibuka seperti Afrika, Amerika Latin, Mercosur Country (Negara Mercosur seperti Argentina, Brazil, Paraguay, Uruguay dan Venezuela)," kata dia di sela acara tersebut, Rabu (12/10/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka membutuhkan garam, furniture, dan pulp and paper," sambung dia.
Bila dimanfaatkan dengan baik, hal ini bisa menjadi peluang tersendiri bagi pelaku usaha di dalam negeri untuk mengembangkan usahanya dengan menyasar pasar baru yang lebih luas.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Luar Negeri Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menambahkan, penguatan industri dalam negeri memegang peranan penting sebelum mendapat dukungan promosi dan penjualan di luar negeri.
Untuk itu, agar upaya pengembangan pasar luar negeri ini berjalan optimal, diperlukan kerjasama dari berbagai pihak terkait.
"Jadi kalau kita bicara politik luar negeri, salah satu prioritas politik luar negeri kita adalah perkuatan diplomasi ekonomi. Kita tidak bisa menjalankan politik luar negeri kalau tidak didukung Kemendag, Kemenperin dan sebagainya. Tugas kita menjual pasti hrus ada yang dijual," pungkas dia. (dna/hns)










































