Ekspor Indonesia Naik 3,99 Persen
Jumat, 01 Apr 2005 15:56 WIB
Jakarta - Nilai ekspor Indonesia pada Februari 2005 naik 3,99 persen menjadi US$ 6,38 miliar dibandingkan Januari yang sebesar US$ 6,13 miliar. Sedangkan impor turun 0,59 persen menjadi US$ 3,98 miliar dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar US$ 4,01 miliar.Demikian disampaikan Kepala BPS Choiril Maksum saat jumpa pers di Kabtor BPS Jalan Dr Sutomo, Jakarta, Jumat (1/4/2005). Disebutkannya, secara kumulatif ekspor Januari hingga Februari 2005 mengalami peningkatan 25,74 persen dibandingkan periode sama tahun 2004. Adapun ekspor non migas mencapai U$$ 504 miliar atau naik 2,65 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Sedangkan, secara kumulatif pada Januari-Februari 2005 mengalami kenaikan 2,65 persen.Sementara ekspor non migas ke Uni Eropa pada Februari 2005 mencapai angka terbesar yakni US$ 887,8 juta disusul AS US$ 866,7 juta dan Jepang US$ 781,2 juta dengan kontribusi ketiganya mencapai 50,31 persenMenyangkut impor, dia menyebutkan, selama Januari-Pebruari 2005 nilai impor mencapai US$ 7,99 miliar atau meningkat 18,69 persen dibandingkan impor periode sama tahun 2004 yang sebesar US$ 6,73 miliar. Impor non migas pada Februari mencapai US$ 2,99 miliar atau meningkat 1,65 persen dibandingkan Januari 2005. Sedangkan selama Januari-Februari 2005 mencapai US$ 5,39 miliar atau meningkat 13,16 persen dibandingkan impor periode sama tahun 2004.Adapun negara pemasok barang impor terbesar ditempati Jepang dengan nilai US$ 1,037 juta dengan pangsa pasar 17,5 persen diikuti Cina 12,65 persen dan AS 8,36 persen.
(mar/)











































