Total transaksi pada sesi 1 ini mencapai US$ 97.279.511 atau setara Rp 1.264.632.343.000 (Kurs Rp 13.000/US$).
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita bersama Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, dan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan P. Roeslani menyaksikan penandatanganan kontrak dagang tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Enggar menjelaskan, pelaksanaan kontrak dagang merupakan bukti dan konsistensi dari perwakilan dagang Indonesia di luar negeri dalam memberikan kontribusi terhadap peningkatan ekspor Indonesia.
Melalui kontrak dagang ini, perwakilan dagang di luar negeri terus membuktikan kemampuannya menjadi ujung tombak dalam mendukung peningkatan ekspor nasional.
Mendag menyampaikan, dari total nilai tersebut, transaksi terbesar mencapai diperoleh dari penandatanganan kontrak dagang antara Firmenich dari Swiss dengan eksportir Indesso untuk produk essential oil.
Selanjutnya datang dari sektor jasa berupa tenaga terampil antara Alliance Aboard Group International dari Australia dengan PT. Sukamulia Mandiri Agung.
Ada juga produk semen yang berhasil mendapatkan kontrak dagang antara Taiwan Lead Data Inc. dari Taiwan dengan PT. Semen Tonasa.
Produk Indonesia lainnya yang diminati adalah furnitur. Sejumlah penandatanganan langsung dilakukan yakni antara American Furnitur Menufacture dari Amerika Serikat dengan CV. Decorus, Teak Heirlooms dari India dengan Gajah Sungging Carving, Moycor VIC, S.L. dari Spanyol dengan CV Abad Jepara, serta The Objet/Indonesia Trade House dengan CV. Kina Citratama.
Tak cuma itu, ada juga kontrak dagang lainnya diperoleh dari transaksi antara Axia Distributor Corp dari Kanada dengan PT. Klaibaru untuk produk anti-fatigue mat, floor mats, cutting boards, dan modular tiles sebesar, Jans Enterprises dari AS dengan PT. Dua Kelinci untuk produk food and beverage, serta Bumble Bee Seafoods dari AS dengan PT. Harta Samudra untuk produk hasil laut.
Penandatanganan kontrak dagang masih akan berlangsung pada sesi berikutnya di hari yang sama, yaitu antara lain dari berbagai perusahaan asal Belgia, Malaysia, Taiwan, Singapura, dan Nigeria.
"Transaksi kontrak dagang dari misi pembelian di hari pertama akan terus bertambah hingga hari terakhir penyelenggaraan TEI 2016. Saya optimis dan yakin TEI 2016 akan mampu menggenjot kinerja ekspor nasional," ujar Mendag Enggar. (dna/hns)











































