Pemerintah Genjot Infrastruktur Transportasi, Ini Saran Pengusaha

Pemerintah Genjot Infrastruktur Transportasi, Ini Saran Pengusaha

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Jumat, 14 Okt 2016 10:14 WIB
Pemerintah Genjot Infrastruktur Transportasi, Ini Saran Pengusaha
Pembangunan Jembatan Tol di Simpang Antasari (Foto: Rachman Haryanto)
Jakarta - Lajunya usaha pemerintah dalam membangun infrastruktur di berbagai wilayah Indonesia turut menjadi perhatian bagi para pelaku usaha.Dibangunnya sejumlah infrastruktur seperti jalan, bandara, jembatan dan pelabuhan yang dilakukan pemerintah, diyakini akan memberikan dampak positif terhadap dunia transportasi dengan meningkatnya konektivitas dan kelancaranditribusi barang.

Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Perhubungan, Carmelita Hartoto, menilai hal ini sangat penting bagi dunia usaha, seiring dengan kebutuhan mobilitas orang dan barang yang kian tinggi. Namun demikian, ini perlu diimbangi dengan sistem transportasi yang terintegrasi dan kebijakan yang baik agar bisa menghadapi persaingan di era pasar bebas.

"Transportasi menjadi kunci memenangkan persaingan bebas. Sejumlah kebijakan pemerintah perlu kita apresiasi dan dukung penuh, seperti komitmen untuk membangun sejumlah jalan tol, rel, kereta api, bandara dan pelabuhan yang dilakukan secara masif dalam beberapa waktu terakhir. Namun memang ada beberapa kebijakan yang harus ditinjau ulang," ujar Carmelita dalam keterangan resminya seperti dikutip detikFinance di Jakarta, Jumat (14/10/2016).

Kebijakan tersebut menurutnya seperti penerapan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang dinilai memberatkan industri transportasi nasional, yang melakukan penambahan tarif pada beberapa jenis PNPB.

"Kami cukup mengerti bahwa itu memang harus naik, namun diharapkan jangan terlalu naik, kan seharusnya perlu dilihat lagi itu kenaikannya untuk apa? Nanti perbaikan pelayanannya seperti apa," kata dia.

Menurutnya, baik transportasi darat, laut hingga udara memiliki catatan-catatan khusus yang perlu dibenahi. Seperti pengintegrasian sistem transportasi yang perlu dilakukan supaya setiap sektor itu menjadi lebih efisien.

"Pembangunan, penambahan dan pelebaran jaringan transportasi serta perbaikan rel dan jalan dari dan menuju ke bandara, ke pelabuhan itu sangat penting. Tidak jarang pelabuhan dibangun cukup bagus, tapi belum diiringi dengan akses jalan raya yang memadai, atau misalkan ketika suatu bandara dibangun dengan cukup baik tapi belum terintegrasi dengan rel kereta api," tuturnya.

Lanjut dia, pihaknya tengah merumuskan rekomendasi dari dunia usaha untuk diberikan kepada pemerintah dalam waktu dekat ini, termasuk saran-saran atas regulasi yang ditetapkan pemerintah yang kurang pas bagi pengembangan transportasi nasional.

"Kami akan memberikan respons yang konstruktif kepada pemerintah. Memang permasalahan teknis di sektor transportasi baik itu darat, laut dan udara itu tetap kami perhatikan, tapi yang lebih penting lagi adalah bagaimana mencarikan solusi untuk yang lebih strategis, seperti bagaimana menciptakan sistem logistik nasional yang efektif hingga bagaimana pemanfaatan teknologi informasi untuk sektor transportasi. Untuk semua itu kami ingin berdampingan dengan pemerintah," tandasnya.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads