Indonesia Berebut Kuota 30 Persen Ekspor Tekstil ke AS
Sabtu, 02 Apr 2005 01:45 WIB
Jakarta -
Indonesia berebut kuota 30 persen ekspor tekstil ke Amerika Serikat. Indonesia harus bersaing dengan banyak negara di antaranya Pakistan, India, Bangladesh, dan Vietnam.Hal ini disampaikan oleh Atase Perdagangan Kedubes Indonesia di Washington, Imam Pambagyo, setelah konferensi pers di Departemen Perdagangan, Jl. Ridwan Rais, Jakarta Pusat, Jumat (1/4/2005)."Sebanyak 70 persen kuota ekspor tekstil ke AS dikuasai Cina. Kita belum tahu berapa pangsa pasar di sana, karena pasar AS susah ditebak, walaupun sangat terbuka tapi juga sangat sensitif terhadap berbagai isu seperti isu politik yang bisa mempengaruhi permintaan," kata Imam.Menurut Imam, Indonesia optimistis bisa memasarkan tekstil di AS. "India dan Vietnam merupakan pesaing Indonesia dalam harga, tapi memang harga tergantung kategori jenis tekstil dan broad base facility yang dimiliki negara pengekspor," katanya. Imam menambahkan bahwa satu tahun ini kita masuk dalam radar AS. Apalagi setelah adanya bencana tsunami, semakin banyak orang mengetahui Indonesia dan memberi perhatian lebih. Menurut data yang dimilikinya pasca tsunami, pada bulan Januari ekspor Indonesia ke AS mencapai US$ 800 juta. Angka ini lebih tinggi dari bulan desember dan Januari 2004.
(gtp/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
