Direktur Operasi II Jasa Marga, Subakti Syukur mengungkapkan, penambahan rest area darurat ini dilakukan sebagai salah satu upaya peningkatan SPM (standar pelayanan minimal).
"Kalau lihat di hari puncak libur rest area selalu penuh, bikin macet. Saking penuhnya kita atur dengan membuat parkir B. Kita sudah mulai buat di KM 18. Menjelang tahun baru 2017 sudah bisa dioperasikan," jelas Subakti di Kementerian PUPR, Jakarta, Senin (17/10/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara keseluruhan untuk peningkatan layanan, termasuk mengurangi kemacetan di dalam tol, operator jalan tol pelat merah tersebut menggelontorkan dana Rp 200 miliar di tahun 2017.
"Khusus untuk 2017 bahkan kita siapkan Rp 200 miliar untuk tambah pelayanan. Kita tambah gardu di beberapa pintu tol, pasang CCTV, pelebaran bahu jalan, dan sebagainya," terang Subakti.
(dna/dna)










































