Pemerintah Libatkan BUMN Agar Harga Cabai Tak Meroket

Pemerintah Libatkan BUMN Agar Harga Cabai Tak Meroket

Maikel Jefriando - detikFinance
Selasa, 18 Okt 2016 13:40 WIB
Pemerintah Libatkan BUMN Agar Harga Cabai Tak Meroket
Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Pemerintah melibatkan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk menjaga stabilitas harga cabai. Hal ini seiring dengan harga cabai yang mulai merangkak naik karena cuaca hujan.

Menteri Pertanian Amran Sulaiman menjelaskan, sekarang harga cabai di tingkat petani berkisar Rp 14.000-15.000 per kg. Sementara yang dijual di tingkat pedagang bisa mencapai dua kali lipat, bahkan lebih.

"Sehingga kita sepakat menugaskan BUMN untuk menyerap sehingga rantai pasoknya bisa lebih pendek," kata Amran usai rapat koordinasi di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa (18/10/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Amran belum dapat menyebutkan nama BUMN yang dimaksud. Anggaran yang digunakan nantinya untuk menyerap cabai petani tersebut masih akan dibicarakan.

"Kecil kalau cabai, paling Rp 1 miliar. Nanti kita lihat, yang terpenting cabainya sampai," ujarnya.

Ke depan, Amran berencana menyelesaikan program lumbung cabai pada beberapa wilayah. Dengan demikian, tidak ada lagi kekhawatiran kurangnya pasokan cabai seperti sekarang.

"Kita antisipasi membuat lumbung-lumbung cabai ada beberapa kabupaten untuk menyuplai Jabodetabek, salah satunya di Malang," terang Amran. (mkl/drk)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads