Secara akumulasi, yakni periode Januari-September 2016, impor bawang merah sudah mencapai 1.190 ton atau senilai US$ 1,15 juta.
"Bawang sudah tidak impor sekarang kita ekspor," kata Amran di Kantor Kementerian Koordinator (Kemenko) Perekonomian, Jakarta, Selasa (18/10/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hati-hati ada benih/bibit dan bawang komersil. Yang ada (impor) bibit, karena kita ingin supaya produksi lebih tinggi. Tapi bawang komersil tidak ada, coba saja cek," terangnya.
Selain bawang merah, juga masuk impor bawang putih. Volumenya di September mencapai 40.675 ton atau senilai US$ 54,1 juta. Secara akumulasi, impor bawang putih mencapai 364.949 ton atau US$ 321,6 juta. (mkl/hns)










































