Ini 8 Proyek Strategis yang Dipercepat Duet Jokowi-JK

Ini 8 Proyek Strategis yang Dipercepat Duet Jokowi-JK

Hans Henricus BS Aron - detikFinance
Rabu, 19 Okt 2016 14:10 WIB
Ini 8 Proyek Strategis yang Dipercepat Duet Jokowi-JK
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Pembangunan infrastruktur menjadi salah satu prioritas pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK). Ada 8 proyek infrastruktur yang dipercepat proses pembangunannya.

"Pada 2016 sejumlah proyek strategis, yang umumnya berlokasi di luar Jawa, telah menunjukkan perkembangan sangat signifikan karena langkah akselerasi," sebut data Kantor Staf Presiden (KSP), yang dikutip detikFinance, Rabu (19/10/2016).

Proyek strategis itu adalah:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Light Rail Transit (LRT)

Proyek LRT digarap PT Adhi Karya (Persero) Tbk. Proyek ini dibangun dalam dua tahap, dengan total panjang 83,6 kilometer (km).

Tahap pertama meliputi rute Cibubur-Cawang, Bekasi Timur-Cawang, Cawang-Dukuh Atas dengan 18 stasiun dan panjang 42,1 km. Selain itu ada proyek LRT Palembang yang digarap PT Waskita Karya Tbk.


2. Terminal Peti Kemas Kalibaru (New Priok)

Terminal New Priok tahap satu diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Selasa (13/9/2016). Luas terminal ini mencapai 32 hektar dengan kapasitas 1,5 juta TEUs/tahun. Total panjang dermaga 450 meter, dan akan bertambah jadi 850 meter di akhir 2016. Kedalaman mencapai -14 meter LWS dan akan ditambah hingga -20 meter LWS.

New Priok tahap satu bisa melayani kapal peti kemas dengan kapasitas 13.000-15.000 TEUs dengan bobot di atas 150.000 DWT. Adapun Pembangunan Fase 2 Terminal Kalibaru akan dilaksanakan setelah pengoperasian Fase 1. Totalnya, akan ada total 7 terminal peti kemas dan dua terminal produk dengan area pendukungnya seluas 411 hektar.

3. Pelabuhan Patimban

Pelabuhan ini adalah pengganti proyek Cilamaya di Karawang yang batal digarap karena lokasinya bersinggungan dengan jalur pipa minyak dan gas bawah laut. Pelabuhan Patimban berada di Kabupaten Subang, Jawa Barat. Proyek ini dilaksanakan Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

4. PLTU Batang

PLTU yang berlokasi di Batang, Jawa Tengah ini berkapasitas 2x1.000 MW. Proyek bernilai US$ 4,2 miliar ini sedang dalam proses pembangunan dan ditargetkan kelar di 2019 nanti.

5. Tol Serang-Panimbang

Pemerintah tengah menawarkan 14 ruas untuk dilakukan tender selanjutnya kepada para kontraktor. Tender tersebut salah satunya untuk ruas Serang-Panimbang (83,9 km)

6. Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Umbulan

SPAM Umbulan di Jawa Timur sempat mangkrak 43 tahun. Namun, proyek senilai Rp 4,51 triliun ini akhirnya akan groundbreaking tahun depan, setelah ditandatangani kesepakatan antara Pemda Jawa Timur dan dengan PT Meta Adhya Tirta Umbulan selaku kontraktor. PT Meta Adhya Tirta Umbulan adalah konsorsium PT Medco Gas Indonesia dan PT Bangun Cipta Kontraktor.

7. Revitalisasi Bandara

Bandara-bandara yang dikelola pemerintah melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) direnovasi sehingga tampil lebih menarik dan nyaman bagi penumpang. Pemugaran bandara ini tersebar wilayah Indonesia Barat, Tengah dan Timur. Contohnya, Bandara Matahora di Wakatobi, Bandara Komodo di Labuan Bajo, Bandara Rembele di Aceh, Bandara Mopah di Merauke, dan Bandara Juwata di Tarakan, Kalimantan Utara.

8. Proyek Palapa Ring Broadband

Proyek ini dipercepat dengan ditandai penandatanganan kerja sama antara Kementerian Komunikasi dan Informatika dengan PT Palapa Timur Telematika. Penandatanganan ini di Istana Negara, disaksikan langsung Presiden Joko Widodo. Jokowi menginginkan proyek ini selesai 2019 nanti. (hns/dna)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads