Tak Perlu Kuasai Teknis, Dirut BUMN Harus Punya Jiwa Pemimpin

Tak Perlu Kuasai Teknis, Dirut BUMN Harus Punya Jiwa Pemimpin

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Rabu, 19 Okt 2016 18:38 WIB
Tak Perlu Kuasai Teknis, Dirut BUMN Harus Punya Jiwa Pemimpin
Foto: Ardan Adhi Chandra
Jakarta - Menduduki jabatan tertinggi di perusahaan milik negara atau BUMN bukanlah hal mudah. Banyak persyaratan dan pengalaman yang dibutuhkan untuk menduduki posisi strategis ini.

Namun, kunci utama untuk menduduki jabatan direktur utama BUMN adalah memiliki sifat kepemimpinan. Direktur utama BUMN harus mampu memiliki rencana bisnis jauh ke depan.

"Kita lihat visioner dan leadership. BUMN 10-15 tahun mau dibawa ke mana. Kecuali Direktur Operasionalnya mereka harus tahu teknis," jelas Asisten Deputi Manajemen SDM Eksekutif Kementerian BUMN Imam Bustomi dalam jumpa pers di Kantor Daya Dimensi Indonesia, Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (19/10/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, direktur utama sebuah BUMN tidak perlu mengetahui hal teknis yang detail dalam perusahaan. Direktur utama BUMN hanya memonitor kinerja perseroan dan bagaimana caranya membuat perusahaan yang dipimpin menyumbangkan penerimaan ke APBN.

"Kalau direktur utama bagaimana bawa perahu ini menjadi bisnis mendatang. Nggak perlu tahu teknis," kata Imam.

"Seseorang yang punya restoran tidak perlu tahu cara masak yang baik. Seringkali orang yang bisa masak baik nggak bisa bawa restoran karena nggak tahu segmen," lanjut Imam.

Sedangkan seseorang yang memiliki sifat kepemimpinan dinilai lebih mampu memimpin BUMN.

"Seseorang punya leadership yang bagus segmentasi seperti apa layanan, seperti apa mau kerja sama dan dengan siapa, dia harus ngerti itu," tutup Imam. (drk/drk)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads