Menurut Eko Listiyanto, peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), meski sama-sama telah memimpin dalam kurang lebih 2 tahun, namun India lebih baik dalam hal peringkat daya saing dibandingkan Indonesia.
"Perdana Menteri India Narendra Modi itu dipilih Mei dan nyaris sama dengan Jokowi-JK. Namun capaiannya berbeda. Dalam data Global Competitiveness Index (GCI) menunjukkan India cukup banyak pilar yang berhasil diperbaiki dalam 2,5 tahun mereka berjalan," ujar Eko dalam diskusi Dua Tahun Nawacita di kantor INDEF, Jakarta, Kamis (20/10/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, terkait inovasi, Indonesia masih kalah dibandingkan India.
"Terkait dengan inovasi kita masih kalah. Secara keseluruhan kita kalah," kata Eko.
Dia menambahkan, data GCI juga menyebutkan tentang persepsi pengusaha mengenai berbagai masalah terkait kemudahan berbisnis atau ease of doing business di Indonesia.
"Di dalam GCI ada tentang persepsi pengusaha maupun investor asing terhadap hal-hal yang menjadi masalah dalam ease of doing business di Indonesia. Dan, ini tidak pernah berubah dari tahun-tahun sebelumnya," ujar Eko (hns/hns)











































