Target Pengelola: Pembebasan Lahan Seksi II Tol Cijago 100% Tahun Ini

Fadhly F Rachman - detikFinance
Jumat, 28 Okt 2016 18:05 WIB
Foto: Fadhly F Rachman
Depok - Meski pembebasan lahan belum tuntas 100%, namun pekerjaan konstruksi fisik proyek jalan Tol Cinere - Jagorawi (Cijago) Seksi II atau ruas Bogor Raya (Jalan Raya Bogor) - Kukusan (Kampus Universitas Indonesia/UI) masih terus dikerjakan. Saat ini konstruksinya sudah 65% dan ditargetkan selesai pertengan 2017.

Lantas bagaimana dengan kesiapan lahannya?

Imam, Kepala Bagian Teknis dan Umum PT Trans Lingkar Jaya Kita (TLKJ) mengatakan, pembebasan lahan sebenarnya sudah sampai 95%. Namun, masih ada beberapa pihak yang sengaja untuk menahan lahannya tersebut.

Untuk itu, pihaknya akan terus berusaha mencari jalan keluar supaya pembebasan lahan dapat 100% rampung di tahun ini.

"Ini sisanya yang 5%, yang susah ini, kita usahakan bisa bebas 100% tahun ini. Supaya pengerjaan (Tol Cijago Seksi-II) dapat selesai sesuai dengan target," terangnya saat dihubungi detikFinance di Jakarta, Jumat (28/10/2016).

Menurutnya, masih ada saja warga yang enggan melepaskan lahannya. Padahal, kata Imam pihak Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) yang mengatur pembebasan lahan telah menawarkan harga yang cukup tinggi.

"Jadi sudah di akomodir lah, dari pihak PPK sudah menilai ulang harganya, sudah bagus. Tapi tetap saja masih ada warga yang minta dinaikkan, susah kalau seperti ini," ungkapnya.

Asal tahu saja, pengelola jalan tol menawarkan nilai pembebasan lahan yang di lintasi jalan tol Cijago berkisar Rp 6-10 juta per meter persegi.

Padahal, menurut data Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA) Kota Depok, nilai jual objek pajak (NJOP) tanah di wilayah kukusan yang berada di jalan utama hanya Rp 702.000/meter persegi. Sementara untuk tanah yang berada di lingkungan perumahan, nilai NJOP-nya hanya Rp 614.000/meter persegi. (dna/dna)