Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, dengan adanya jembatan layang ini ia berharap dapat memperlancar kegiatan ekonomi antara Makassar-Maros-Bone.
"Karena jalan yang ada saat ini cukup sempit dan curam untuk menampung truk pengangkut," kata dia di sela kunjungannya seperti dikutip detikFinance dari keterangan tertulis, Minggu (31/10/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bila mengandalkan keberadaan jalan yang ada saat ini, kendaraan logistik berukuran besar sulit melintas. Akibatnya transportasi logistik antara lokasi yang harusnya bisa dihubungkan menjadi terputus. Biaya angkut logistik pun menjadi mahal menyebabkan harga barang-barang menjadi mahal.
"Jalan layang ini untuk memperbaiki geometri jalan yang ada dengan tujuan untuk memperlancar kegiatan ekonomi antara Maros-Bone," tukasnya.
Selain pembangunan badan jembatan, diakui Basuki, pihaknya juga akan memperlebar jalan menuju kelok Maros, membuat jembatan pendekat dan memasang box culvert yang dapat dimanfaatkan untuk menempatkan utilitas seperti kabel listrik dan lainnya. (dna/mkl)











































