Bangun Jembatan Kelok Maros, Pemerintah Butuh Rp 167 M

Bangun Jembatan Kelok Maros, Pemerintah Butuh Rp 167 M

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Minggu, 30 Okt 2016 17:10 WIB
Bangun Jembatan Kelok Maros, Pemerintah Butuh Rp 167 M
Foto: dok. Kementerian PUPR
Jakarta - Guna memperlancar kegiatan ekonomi Makassar-Maros-Bone, pemerintah lewat Kementerian Pekerjaan Umum dan perumahan Rakyat (PUPR) tengah membangun jembatan layang Kelok Maros sepanjang 316 meter. Untuk melakukan pembangunan badan jembatan ini saja kebutuhan anggaran diperkirakan mencapai Rp 167 miliar.

"Pembangunan jalan layang Maros-Bone tahap pertama ini dibangun dengan anggaran multiyears atau tahun jamak sebesar Rp 167,6 miliar yang bersumber dari APBN tahun anggaran 2015-2017," kata Menteri PUPR basuki Hadimuljono di sela kunjungannya seperti dikutip detikFinance dari keterangan tertulis, Minggu (31/10/2016).

Selain pembangunan badan jembatan itu, Kementerian PUPR juga akan membangun jalan pendekat dan pembangunan Oprit, pelebaran jalan dari 5 m ke 7 m serta bahu jalan 2 m, dan pemasangan Box Culvert sepanjang 22 m.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seluruh pekerjaan dipercayakan kepada KSO (Kerja Sama Operasi) PT Wijaya Karya dan PT Hutama Karya. "Kontraktor WIKA-HUTAMA-KSO," sambung dia.

Konstruksi jembatan layang ini dibuat dengan mengadopsi jembatan layang kelok sembilang di Sumatera Barat. Pembangunan jembatan itu dilakukan dengan tujuan untuk memperbaiki geometri jalan yang semula curam menjadi lebih landai sehingga mudah dilewati oleh kendaraan pengangkut logistik berukuran besar. (dna/mkl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads