Minister Counsellor Kedutaan Besar Korea untuk Indonesia, Kim Chang Nyun, mengungkapkan sudah banyak perbaikan yang dilakukan pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), khususnya dalam perizinan dan pemangkasan birokrasi.
Namun demikian, ucap Kim, pihaknya banyak menerima keluhan dari pengusaha Korea Selatan yang masih mengalami kesulitan dalam hal perizinan investasi di lapangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Cuma sayangnya, kebijakan-kebijakan hanya tertulis seperti itu, tetapi di lapangan yang dihadapi oleh pengusaha sepertinya tidak berjalan dengan baik," tambah Kim.
Apalagi, sambung Kim, sudah banyak sekali investor Korea Selatan yang sudah lama menanamkan modal di Indonesia.
"Kami mohon maaf, Pemerintah Indonesia jangan cuma fokus menarik investor baru, tetapi harus menolong bagi investor yang sudah berinvestasi banyak supaya mereka berinvestasi dengan lebih mudah," jelas Kim.
Dia menuturkan, masifnya pembangunan infrastruktur dalam 2 tahun belakangan juga menjadi angin segar bagi investor asing, termasuk pengusaha Korea Selatan.
"Hari ini banyak negara berminat ke Indonesia termasuk Korea. Di dalam 5 tahun ini dari Korea sendiri ada investasi senilai US$80 miliar," pungkas. (hns/hns)











































