Investor Korsel Keluhkan Razia Warga Asing oleh Imigrasi

Investor Korsel Keluhkan Razia Warga Asing oleh Imigrasi

Muhammad Idris - detikFinance
Senin, 31 Okt 2016 16:03 WIB
Investor Korsel Keluhkan Razia Warga Asing oleh Imigrasi
Foto: Muhammad Idris-detikFinance
Jakarta - Beberapa tahun belakangan, investasi Korea Selatan (Korsel) ke Indonesia terus menunjukkan tren peningkatan. Sepanjang 5 tahun, total investasi asal Negeri Gingseng tersebut mencapai US$ 80 miliar di Indonesia.

Presiden Korea Chamber Commerce Industry in Indonesia, Lee Kang Hyun, mengatakan masalah masalah pelik yang saat ini kerap dikeluhkan anggotanya yakni maraknya razia kepada orang asing yang kerap menyasar warga Korea yang datang sebagai investor.

"Kami memahami banyak orang asing bekerja tanpa izin di Indonesia. Di apartemen, di perumahan orang imigrasi mengecek terus izin tinggal di Indonesia. Kita tinggal di Indonesia sudah sesuai aturan," kata Lee ditemui di kantor BKPM, Jakarta, Senin (31/10/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut dia, selain semakin intensif razia pemeriksaan tenaga kerja asing, warga Korsel yang datang untuk berusaha di Indonesia juga mengeluhkan perlakuan petugas imigrasi.

"Banyak mereka yang memang kerja ilegal di Indonesia, tapi hal-hal seperti itu seharusnya bisa dijaga. Kepada orang asing imigrasi jangan berlaku seperti merendahkan saat memeriksa," jelas Lee.

Presiden Direktur PT Samsung Indonesia ini mencontohkan, seringkali dirinya mendapati laporan petugas imigrasi datang tak kenal waktu dan tempat.

"Paspor dan ITAS (Izin Tinggal Terbatas) kadang tertinggal di mobil atau di rumah, imigrasi datang kita langsung dibawa ke imigrasi. Imigrasi kunjungi saat lagi di restoran malam-malam, harus dengan etika yang baik. Kita investor melihat hal itu cukup mengganggu keamanan investor," pungkas Lee. (hns/hns)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads