Keberadaan BUMN sebagai entitas bisnis yang menguntungkan dan memberikan penerimaan bagi negara terus didorong, guna mendukung perkembangan ekonomi negara. Sehingga BUMN menjadi agen pembangunan di masyarakat.
"Kita harus bangun BUMN yang kuat dan tangguh sehingga pemerintah punya dua tangan. Satu tangan kanan untuk bangun negara dengan APBN, satu tangan kiri untuk bangun negara dengan BUMN. Karena itu bagaimana BUMN bisa tangguh, kuat, lincah, tapi betul-betul professionally run, dan bisa berkontribusi ke APBN, bukan habiskan dana APBN. Ini yang perlu kita tekankan," kata Rini, saat menutup acara Forum BUMN di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Kamis (3/11/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita harus untung, karena ada saat-saat kita perlu rugi untuk kepentingan rakyat Indonesia. Tapi harus untung dulu, karena baru bisa sedikit merugi kalau sudah untung. Pada akhirnya harus tetap untung. BUMN-BUMN yang rugi harus kejar agar untung semua agar bisa bantu rakyat Indonesia," jelas Rini.
Untuk itu, ke depan akan dibentuk enam holding BUMN yang akan membawahi enam sektor. Hal ini akan memperkuat permodalan BUMN untuk bisa bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Ini juga dilatarbelakangi dengan permodalan BUMN tidak lagi akan didukung oleh Penyertaan Modal Negara (PMN) pada tahun depan.
"Holding bantu kita perkuat permodalan di perusahaan-perusahaan di bawah holding company ini tanpa memberatkan APBN. Ini utamanya," ungkapnya.
BUMN yang mencapai 118 perusahaan (tahun 2015) memiliki peran dan potensi ekonomi dan bisnis yang cukup signifikan. Sumbangsih bagi penerimaan negara dalam bentuk pembayaran pajak dan dividen yakni pembayaran keuntungan kepada negara masih terus diharapkan.
Data yang ada menyebutkan, total pajak yang dibayarkan BUMN bagi penerimaan negara mencapai Rp 114 triliun tahun 2010 meningkat mencapai Rp 183 triliun pada tahun 2015. Demikian pula total dividen yang dibayarkan kepada negara meningkat dari Rp 30 triliun tahun 2010 menjadi Rp 37 triliun tahun 2015. (wdl/wdl)











































