Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Budimujono melakukan peninjauan langsung ke lokasi pembangunan jalan tol Balikpapan - Samarinda tersebut.
Basuki mengatakan, proyek yang dikerjakan secara simultan tersebut ditargetkan bakal selesai pada tahun 2018 mendatang, hanya tinggal menunggu sisa pembebasan lahan yang belum dilakukan, yakni sekitar 17%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dirinya mengatakan, untuk sisa pembebasan lahan 17% tersebut akan dibiayai oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) atau pengelola untuk sementara.
"17% (pembebasan lahan) ini (ditargetkan selesai) Desember ini, karena 17% akan dibiayai dulu oleh BUJT," ungkap Basuki.
Proyek jalan tol Balikpapan-Samarinda pekerjaannya terbagi dalam 5 seksi, namun dikerjakan secara silmutan. Dengan rincian, Seksi I sepanjang 22,03 km dari Balikpapan Km 13-Samboja, Seksi II 30,98 Km dari Samboja-Muara Jawa, Seksi III 17,3 Km dari Muara Jawa-Plaran.
Kemudian Seksi IV 17,95 Km dari Palaran-Samarinda dan terakhir Seksi V 11,09 Km. (dna/dna)











































