Fasilitas yang bernama Bendungan Teritip tersebut dibangun untuk dapat memompa kebutuhan air minum warga Balikpapan. Bendungan teritip merupakan bendungan kedua di Balikpapan yang berfungsi untuk mengalirkan kebutuhan air minum.
Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono mengatakan, nantinya, Bendungan Teritip ini bakal mengalirkan atau memompa air sebanyak 250 liter/detik, dan akan dialirkan ke PDAM.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Basuki mengatakan, saat ini kebutuhan air baku di Balikpapan mencapai 1.600 liter/detik. Namun, Balikpapan baru dapat pemenuhan sebanyak 1.000 liter/detik yang diperoleh dari Waduk Manggar.
Maka dari itu, lanjut Basuki, pembangunan bendungan ini sangat penting untuk dilakukan, supaya dapat memenuhi kebutuhan air baku di Balikpapan.
Selain untuk memenuhi kebutuhan air minum untuk Balikpapan, Bendungan Teritip juga dapat dimanfaatkan sebagai tempat pariwisata.
"Maka dari itu, ini kan dekat dengan pusat kota Balikpapan, nanti saya minta gedung-gedungnya ada budayanya supaya dapat menjadi tempat pariwisata," katanya.
"Tapi tidak boleh ada keramba, karena itu penyakit. Begitu ada sedikit, harus dilarang, apalagi ini untuk air minum, karena kalau keramba itu ngumpul pestisidanya," ungkap Basuki. (dna/dna)











































