Ditjen Perikanan Budidaya menggandeng dua asosiasi dan satu lembaga penelitian, antara lain Himpunan Pembudidaya Ikan Laut Indonesia (Hipilindo), Himpunan Keramba Jaring Apung Indonesia (Hipkerindo), dan SEAMEO Biotrop sebagai lembaga peneliti. Kedua asosiasi siap untuk mengelola KJA yang tiak produktif.
Selain itu, Perum Perikanan Indonesia (Perindo) juga ikut menjadi bagian dari revitalisasi KJA di Indonesia. Sedikitnya ada 15.582 KJA yang tersebar di seluruh Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan menggunakan KJA, produktivitas rumput laut bisa mencapai 48 ton per hektarnya. Sedangkan jika menggunakan keramba biasa hanya bisa menghasilkan 4 ton. Pembuatan KJA juga bisa untuk melakukan budidaya ikan kerapu dan ikan kakap.
"Satu hektar aja dalam satu bulan bisa hasilkan 40-48 ton, sedangkan kalau yang sistem biasa itu satu hektar cuma 2-4 ton. Selain itu juga bisa digunakan untuk kakap dan kerapu," kata Slamet. (ang/ang)











































