Menurut pengusaha nasional Chairul Tanjung (CT), peran tenaga kerja yang semakin sedikit di dunia kerja menjadi tantangan seluruh industri ke depan. Namun tentunya hal ini tidak boleh dipandang sebagai hal yang negatif.
"Nanti akan terjadi pengurangan tenaga kerja, ini isu yang harus kita hadapi ke depan. Tidak boleh negatif karena ini tantangan kita ke depan," jelas CT dalam acara Asian Corporate University Summit di Hotel Pullman Central Park, Jakarta Barat, Selasa (8/11/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Adanya transformasi revolusi industri tahun 1500-1700an. Inovasi muncul terjadi revolusi industri pertama ditemukan mesin uap dan kereta api," tutur CT.
Tidak berhenti sampai di situ, revolusi industri juga masih terjadi di Amerika Serikat (AS) saat ditemukannya telepon dan alat listrik. Temuan tersebut kemudian membuat Produk Domestik Bruto (PDB) AS meningkat hingga US$ 40.000 per kapita per tahun.
"Dilanjutkan revolusi industri kedua oleh Amerika dengan ditemukannya telepon dan electricity. Mereka mencatatkan income per kapita dari US$ 5.000 menjadi US$ 30.000-40.000 per tahun," ujar CT. (ang/ang)











































