Muliaman tadinya menjagokan Hillary Clinton untuk menduduki kursi Presiden AS. Namun hasil pemilihan yang berlangsung pada hari ini berkata lain.
"Jagoan kalah duluan, ini gimana ya," kata Muliaman saat meninggalkan Istana Negara, Jakarta, Rabu (9/11/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pokoknya kita lagi sedih nih jagoan kalah," imbuhnya.
Muliaman cukup memantau perkembangan pemilihan Presiden AS sejak masa kampanye. Mulai dari pencalonan, debat hingga adanya beberapa perseteruan serius, seperti skandal email dari Hillary.
Saat Biro Investigasi Federal (FBI) menyatakan tidak akan menjerat dakwaan kepada Hillary terkait skandal tersebut, Muliaman cukup lega. Ia tetap menaruh harapan terhadap jagoannya tersebut.
"Tapi iya gimana, di luar espektasi," kata Muliaman. (mkl/ang)











































