Selama ini pengiriman kargo ke luar negeri dilakukan melalui negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura.
"Kalau kita lihat saat ini Bandara Soetta untuk domestik sudah menjadi hub, internasional cita-cita kita menjadi hub. Kita ingin menjadikan Bandara Cengkareng sebagai hub untuk internasional, kita inginnya kargo-kargo di negara tetangga balik ke sini," kata Dirut Angkasa Pura Cargo, Denny Fikri, dihubungi detikFinance, Jumat (11/11/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan demikian, kapasitas tampung kargo pun menjadi lebih banyak lagi. Sehingga memungkinkan pelayanan kargo dari antar negara alias internasional bisa dilakukan lewat fasilitas kampung kargo ini.
"Sekarang luas kargo ada 30 ha kita akan dipindahkan di kapasitas di lahan 90 ha, jadi akan lebih besar 3 kali lipat dari sekarang. Meningkatkan kapasitas dari saat ini 500 ribu ton per tahun menjadi 1,5 juta ton per tahun. Volume kargo BSH saat ini di 700 ribu," tandas dia. (dna/hns)











































