Perjanjian Perdagangan Bebas RI-Uni Eropa Bisa Rampung 2 Tahun Lagi

Perjanjian Perdagangan Bebas RI-Uni Eropa Bisa Rampung 2 Tahun Lagi

Muhammad Idris - detikFinance
Jumat, 11 Nov 2016 14:59 WIB
Perjanjian Perdagangan Bebas RI-Uni Eropa Bisa Rampung 2 Tahun Lagi
Foto: Muhammad Idris
Jakarta - Pembahasan perdagangan bebas dalam Perjanjian Kerjasama Kemitraan Ekonomi Komprehensif, atau Comprehensive Economic Patnership Agreement (CEPA) antara Uni Eropa dan Indonesia terus dikebut.

Negosiasi dalam CEPA, baik Uni Eropa maupun Indonesia masih perlu menyelesaikan pembahasan tarif bea masuk dalam perdagangan antara keduanya.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro, mengungkapkan proses kesepakatan diperkirakan baru akan rampung 2 tahun lagi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ada di Kemendag, yang penting scoping (daftar isian bidang yang dikerjasamakan) sudah dilakukan, ada negosiasi yang panjang, jadi 2 tahun lah. Mungkin kita anggap itu yang paling tepat," kata Bambang di acara Trade Cooperation Facility Uni Eropa-Indonesia di Hotel Fairmont, Jakarta, Jumat (11/11/2016).

Komoditas yang masih perlu negosiasi panjang, ucap Bambang, yakni produk minyak kelapa sawit mentah atau CPO (Crude Palm Oil) yang memang selama ini mengalami banyak hambatan ke Uni Eropa.

"Namanya economic agereement ya saling percaya. Maksudnya kalau kita minta kemudahan masuk dari beberapa produk ekspor kita termasuk misalnya CPO, atau produk CPO turunannya ya tentunya kita nanti pertimbangkan dari sebaliknya, harus kasih kemudahan produk Eropa masuk ke Indonesia," jelas Bambang. (dna/dna)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads