Dirut PT KAI Edi Sukmoro mengatakan, masa angkutan natal 2016 dan tahun baru 2017 mulai 23 Desember 2016 sampai 8 Januari 2017. Diperkirakan terjadi peningkatan volume penumpang sebesar 6% dibandingkan masa angkutan natal dan tahun baru 2015/2016, dari 4,3 juta penumpang menjadi 4,5 juta penumpang.
"Operasi natal dan tahun baru ini diprediski volume penumpangnya menjadi 4,5 jutaan, Jumlah penumpangnya bertambah 6%," ujar Edi, di Jakarta Railway Center, Juanda, Jakarta Pusat, Senin (14/11/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan Asumsi tersebut, pendapatan KAI selama periode operasi natal dan Tahun Baru 2016/2017 diharapkan bisa mencapai Rp 373,75 miliar
"Pendapatannya ditargetkan naik 10% (dari tahun lalu). Kontribusi terhadap total pendapatan (sepanjang tahun) sebanyak 8%," ujar Edi.
Untuk memenuhi kebutuhan pasar dan meningkatkan layanan, PT KAI mengoperasikan 328 perjalanan KA reguler dan 28 perjalanan KA tambahan dengan total 212.564 seat per hari. Hal tersebut meningkat 11% dari tahun lalu sebesar 190.868 seat per hari.
Kereta api tambahan beroperasi mulai 18 Desember 2016-8 Januari 2017. Masyarakat yang ingin mendapatkan tiket KA tambahan tersebut dapat melakukan pembelian di seluruh channel resmi penjualan tiket kereta api mulai Selasa 15 November pukul 12.00 WIB.
Dari aspek prasarana, masa angkutan natal akan ditingkatkan kesiagaaan sarananya. Dari 408 unit lokomotif dan 1509 unit kereta di tahun 2015 menjadi 442 unit lokomotif (414 unit lokomotif dinas dan 28 unit cadangan) dan 1547 unit kereta (1386 kereta dinas dan 161 cadangan) tahun ini. (dna/dna)











































