Tak Lagi Ramai ke Bali, Wisatawan Mulai Serbu Indonesia Timur

Tak Lagi Ramai ke Bali, Wisatawan Mulai Serbu Indonesia Timur

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Selasa, 15 Nov 2016 17:52 WIB
Tak Lagi Ramai ke Bali, Wisatawan Mulai Serbu Indonesia Timur
Pantai Alor, NTT (Foto: Rengga Sancaya)
Jakarta - Daerah tujuan pariwisata di Indonesia saat ini tidak hanya terbatas pada Bali saja. Beberapa daerah tujuan wisata di Indonesia timur belakangan ini mulai dipadati wisatawan baik lokal maupun mancanegara.

Presiden Direktur Lion Air Group Edward Sirait menyebutkan destinasi tujuan pariwisata yang ramai didatangi saat ini tidak hanya Bali. Wisatawan saat ini cenderung memilih tujuan wisata ke Indonesia bagian timur.

Beberapa daerah tujuan wisata yang mulai ramai didatangi di timur Indonesia, antara lain Ambon dan Labuan Bajo.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Destinasi sekarang berubah, kalau dulu Bali, Yogyakarta, dan yang tradisional Medan, Manado, Makassar. Sekarang sudah mulai ada orang tahun baruan di Gorontalo, di Ambon, terus ke Labuan Bajo, itu new destination," jelas Edward di Kantor Pusat BRI, Jakarta Pusat, Selasa (15/11/2016).

"Orang sekarang lebih suka yang natural," lanjut Edward.

Dengan adanya perubahan tren destinasi wisata, Lion Air mengaku tidak mengalami kesulitan. Dengan bertambahnya destinasi wisata ke Indonesia timur, Lion Air tidak lagi harus menambah penerbangan atau extra flight ke destinasi tertentu.

Semakin bertambahnya tujuan wisata membuat Lion Air menambah titik transit dan menambah daya angkut penumpang dengan menggunakan pesawat wide body atau berbadan besar.

"Kalau itu terjadi malah mudah maka produknya melebar. Kita kaya normal aja cuma hub kita tambah wide body kita punya Airbus 330," tutur Edward.

Bertambahnya destinasi wisata baru juga tidak membuat destinasi favorit seperti Bali dan Yogyakarta menjadi sepi penumpang. Menurutnya, selalu ada penumpang baru setiap harinya yang ingin bepergian ke lokasi tersebut.

"Belum tentu, kan ada new coer," ujar Edward.

Secara rata-rata, Lion Air Group mampu mengangkut 180.000 penumpang per hari. Menjelang libur Natal dan tahun Baru beberapa pekan ke depan, diperkirakan terjadi lonjakan jumlah penumpang hingga 10% dibandingkan hari biasa.

"Kita perkirakan pertumbuhan 7%-10% khusus Natal dan Tahun Baru dari hari-hari normal. (dna/dna)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads