"Malindo kita akan diganti dengan Batik Air. Jadi dua perusahaan dijadikan satu perusahaan. Sehingga jadi market ini jadi satu, sehingga interline," jelas Pendiri Lion Air Group Rusdi Kirana di Kantor Pusat BRI, Jakarta Pusat, Selasa (15/11/2016).
Dengan dilakukannya pergantian nama maskapai, dirinya berharap frekuensi penerbangan Malindo Air akan meningkat. Karena pada umumnya, penumpang lebih familiar dengan nama Batik Air.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Batik Air Malaysia nantinya akan tetap melayani rute penerbangan internasional dan juga domestik di Malaysia. Perubahan hanya terjadi pada nama atau re-branding agar calon penumpang lebih familiar dengan nama Batik Air.
Malindo Airlines merupakan anak usaha Lion Air Group yang berpusat di Malaysia. Lion Air Group mendirikan maskapai ini dengan National Aerospace and Defence Industries (NADI) Malaysia dengan komposisi saham 49% asing dan 51% dalam negeri. (dna/dna)










































