Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi, mengungkapkan belum efektifnya konektivitas dari tol laut terjadi lantaran rupanya belum ada pihak yang berkomitmen menjual barang kebutuhan pokok dengan harga murah, meski sudah disediakan fasilitas angkutan kapal bersubsidi.
"Kami berusaha untuk mencapai tempat-tempat yang jauh. Tidak gampang kayak tol laut, kita sudah sediakan ratusan miliar, nggak semua berhasil," dalam acara Rakornas Kadin Bidang Perhubungan di Graha CIMB, Jakarta, Rabu (16/11/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Belajar dari pengalaman tersebut, sambung dia, pihaknya kini selalu menggandeng BUMN untuk jadi distributor di wilayah yang dihubungkan kapal tol laut berjadwal.
"Maka sekarang lewat BUMN kita buat kayak rumah pangan seperti Bulog. Di situ ditampung barang-barang dan disuplai lagi pada masyarakat secara bertahap. Seperti ketika barang sampai Timika (Papua), bagaimana barang bisa sampai ke atas (pegunungan)," jelas Budi. (ang/ang)











































