Harga Minyak Turun Setelah Capai US$ 58 per Barel

Harga Minyak Turun Setelah Capai US$ 58 per Barel

- detikFinance
Selasa, 05 Apr 2005 10:22 WIB
Jakarta - Harga minyak mentah dunia mulai turun ke level US$ 57 per barel setelah kemarin sempat menyentuh level US$ 58 per barel. Turunnya harga minyak ini dimungkinkan menyusul pernyataan OPEC yang akan menambah kuota produksinya 500.000 barel per hari.Harga minyak mentah di pasar New York jenis Light Sweet untuk pengiriman bulan Mei sempat ditawarkan pada harga US$ 58,28 per barel setelah adanya isu terbatasnya cadangan dan juga hasil studi yang menyebutkan harga minyak bisa tembus ke US$ 100 per barel. Namun diujung perdagangan akhirnya harga minyak turun 26 sen dolar menjadi US$ 57,01 per barel. Sedangkan untuk harga minyak jenis Brent North Sea untuk pengiriman bulan Mei yang sempat mencatat sejarah mencapai US$ 57 per barel yakni di posisi US$ 57,65 per barel juga akhirnya turun 28 sen dolar menjadi US$ 56,23 per barel."Harga minyak turun dari posisi sebelumnya US$ 58 per barel karena adanya pernyataan dari OPEC. Tapi secara fundamental secara ekstrem masih akan bulish," kata Phil Flynn dari Alaron Trading sebagaimana dikutip AFP, Selasa (5/4/2005).Sebelumnya Presiden OPEC Sheikh Ahmed Fahd al-Sabah kemarin menyatakan bahwa pihak kartel akan melakukan pertemuan untuk memutuskan tambahan kuota produksinya sebesarnya 500.000 barel per hari. Diharapkan keputusan ini dapat diambil dalam rentang waktu dua minggu ke depan sambil menunggu kepastian harga minyak mentah dunia."Saya pikir kalau harga minyak terus naik, kita akan menaikan produksi minyka OPEC 500.000 barel per hari," kata Sheikh Ahmed yang juga menteri energi Kuwait.Harga minyak dunia terus melambung seiring dengan adanya kekhawatiran turunnya kapasitas kilang As dan juga adanya studi dai Goldman Sachs yang menyebutkan harga minyak dunia bisa tembus US$ 100 per barel. (san/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads