Sri Mulyani mengakui bahwa surat tersebut sengaja dituliskan agar seluruh pegawai mengetahui kekecewaan yang dialaminya. Handang Soekarno telah merusak kepercayaan yang diberikan instansi.
"Saya kecewa, boleh dong menyampaikan. Tapi juga saya ingin sampaikan juga ke seluruh jajarannya," ujar Sri Mulyani sembari menunduk.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diketahui, surat tersebut ditulis pada tanggal 22 November 2016. Sekitar pukul 11 malam, sepulang Sri Mulyani menghadiri acara di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan.
Tidak ada yang menyangka Sri Mulyani akan menuliskan surat tersebut. Sampai akhirnya, saat pagi hari beredar foto tulisan tangan Sri Mulyani melalui pesan singkat dan media sosial.
Mantan Direktur Bank Dunia tersebut menyatakan, lewat media tersebut ternyata lebih mudah dan efisien untuk menyampaikan maksud dan tujuan.
"Kalau sekarang dengan informasi teknologi kan lebih mudah pakai kayak gitu. Dari pada saya ngumpulin di hall, mereka ngeluarin duit banyak untuk itu," terangnya. (mkl/dna)











































