Pesawat Boeing 747 itu mampir di beberapa negara untuk mengisi bahan bakar. Rutenya yaitu Lima-Los Angeles-Honolulu-Guam-Jakarta.
Saat mendarat di Honolulu, Hawaii, JK menyempatkan diri bertemu anak buah kapal (ABK) Indonesia yang beroperasi di perairan Hawaii. JK bertanya macam-macam kepada para ABK ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Angga Aliya ZRF |
"Sudah berapa lama di sini? Ada yang dari Makassar?" tanya JK kepada para ABK di Pelabuhan Honolulu, AS, Rabu (23/11/2016) siang waktu setempat.
Para ABK dari kapal Kawika ini menjawab ada yang dari Manado dan dari Ambon. Namun, kebanyakan berasal dari jalur Pantai Utara (Pantura) Jawa seperti Tegal, Brebes, dan lain-lain.
Foto: Angga Aliya ZRF |
JK juga bertanya mengenai penghasilan bulanan mereka. Rata-rata para ABK ini mendapat US$ 400-1.000 per bulan.
Perhitungannya adalah mereka dapat 1% dari seluruh hasil tangkapan. Sekali melaut, mereka bisa mendapat tangkapan senilai US$ 100.000.
Salah satu ABK bernama Biyono mengatakan, para ABK biasa melaut selama 25 hari sebelum kembali ke pelabuhan. Mereka memilih bekerja di Hawaii karena penghasilan yang tinggi.
"Kalau di Indonesia kita bisa dapat upah Rp 1 juta sekali melaut. Kalau di sini ABK baru saja bisa sampai US$ 800," kata Biyono.
Foto: Angga Aliya ZRF |
Hasil tangkapan para ABK Indonesia yang jumlahnya sekitar 200 orang di Hawaii itu mulai dari tuna hingga marlin. Kapal mereka rata-rata mengangkut 20 ton ikan sekali melaut.
Setelah berbincang-bincang selama kurang lebih 30 menit di kapal Kawika, JK pun mengetahui bahwa para ABK ini tidak punya visa kerja. Jadi mereka tidak berani masuk lebih jauh ke daerah Hawaii lain.
Foto: Angga Aliya ZRF |
Selama di Hawaii, para ABK Indonesia ini tinggal dan hidup di kapal. Paling jauh mereka hanya masuk ke daerah China Town yang hanya beberapa ratus meter saja dari pelabuhan.
"Nanti kita bicara dengan asosiasi nelayan sini, kita usahakan mereka dapat visa kerja. Setelah 9-11, Amerika memang tidak lagi mengeluarkan visa kerja buat mereka. Kita tidak bisa ikut campur imigrasi, tapi bisa bicara ke asosiasi yang berkepentingan," kata JK.
Foto: Angga Aliya ZRF |
Jalan-jalan di Pantai Waikiki
Sebelum bertemu para ABK Indonesia, JK yang ditemani istrinya, Mufidah Jusuf Kalla, sempat berjalan-jalan sebentar di sekitar Pantai Waikiki. Acara jalan santai itu dilakukan tak lama setelah keluar dari bandara.
JK terlihat menggandeng tangan istrinya saat berjalan-jalan santai pagi itu. Cuaca pun sangat mendukung dengan matahari bersinar cerah.
Foto: Angga Aliya ZRF |
Saat melihat ada toko souvenir khas Hawaii, pasangan yang dikawal Paspampres itu menyempatkan diri masuk ke toko dan berbelanja. Saat istrinya belanja, JK menunggu di depan toko sambil menyeruput es kopi.
"Biar ibu saja yang belanja, kita tunggu di luar," kata JK yang di sebelahnya ada Staf Khusus Wapres, Sofjan Wanandi.
Foto: Angga Aliya ZRF |
Selesai berbelanja, JK dan istrinya melanjutkan jalan-jalan dan berhenti lagi ketika ada penjual hiasan gantungan besi di pinggir jalan. Si penjual yang berasal dari Argentina awalnya tidak tahu kalau yang melihat-lihat di gerainya itu adalah wakil presiden.
Setelah tahu siapa JK sebenarnya, ia langsung semakin semangat menjajakan barang dagangannya.
"Lihat ke sini bapak wakil presiden, begini dia jadinya kalau tertiup angin," katanya sambil memamerkan dagangannya yang bergerak-gerak tertiup angin pantai.
Foto: Angga Aliya ZRF |
JK pun bertanya berapa harga hiasan tersebut. Masing-masing harganya US$ 39 dan bisa digabungkan jadi satu hiasan yang unik.
"Ini terbuat dari besi, tidak gampang rusak dan tahan lama," katanya.
Sebelum melanjutkan perjalanan, JK pun membeli beberapa hiasan tersebut dan berjalan menuju pantai. JK tidak hanya menghabiskan waktu beberapa menit saja menikmati keindahan Pantai Waikiki sebelum berangkat menuju pelabuhan dan bertemu ABK asal Indonesia. (ang/drk)












































Foto: Angga Aliya ZRF
Foto: Angga Aliya ZRF
Foto: Angga Aliya ZRF
Foto: Angga Aliya ZRF
Foto: Angga Aliya ZRF
Foto: Angga Aliya ZRF
Foto: Angga Aliya ZRF
Foto: Angga Aliya ZRF