BPJS Ketenagakerjaan: Masih Banyak Peserta Belum Paham Manfaat JHT

BPJS Ketenagakerjaan: Masih Banyak Peserta Belum Paham Manfaat JHT

Muhammad Idris - detikFinance
Jumat, 25 Nov 2016 18:15 WIB
BPJS Ketenagakerjaan: Masih Banyak Peserta Belum Paham Manfaat JHT
Foto: Imam Wahyudiyanta
Jakarta - Sejak September tahun lalu, jumlah klaim Jaminan Hari Tua (JHT) di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan melonjak. Kepala Divisi Komunikasi BPJS Ketenagakerjaan menjelaskan, Abdul Latif, mengatakan rata-rata klaim per bulan pada periode Januari-Agustus 2015 rata-rata klaim sebanyak 86.369 peserta, di periode September 2015 sampai Oktober 2016 membengkak menjadi rata-rata sebulan.

Menurutnya, masih banyak masyarakat yang belum memahami esensi dari JHT. Sehingga buru-buru mencairkannya setelah 5 tahun.

Itu pun besarannya hanya 30% untuk keperluan kepemilikan rumah, dan 10% keperluan lain.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Di sini 10 tahun saja padahal (syarat pencairan JHT), kemudian diubah lagi ke aturan lama (5 tahun). Padahal di banyak negara 15 tahun, banyak juga yang 20 tahun," kata Latif ditemui di Penang Bistro, Kuningan, Jakarta, Jumat (25/11/2016).

Regulasi yang mengatur pencairan JHT dengan masa kepesertaan minimal 10 tahun, jelasnya, dibuat agar manfaat uang tersebut bisa lebih optimal saat pekerja sudah benar-benar berhenti bekerja atau pensiun.

"Agar benefit dari jaminan sosial itu bisa full (maksimal). Apalagi jika diambil lumpsum (dibayar sekaligus). Kalau cuma 1 tahun, 2 tahun, buat apa. Bukan buat bekal hari tua itu, cuma bisa buat beli handphone," ucap Latif.

Dari catatan BPJS Ketenagakerjaan, jumlah klaim JHT berturut-turut pada Januari 2016 sebanyak 206.952 orang, Februari 208.762, Maret 221.865 orang, April 206.130 orang, Mei 182.284 orang, Juni 201.570 orang, Juli 117.081 orang, Agustus 177.983 orang, September 169.023 orang, dan Oktober 166.327 orang.

Jika di rata-rata, periode Januari sampai Agustus 2015 rata-rata klaim setiap bulannya hanya 86.369 peserta, sementara pada periode September 2015 sampai Oktober 2016 rata-rata klaim per bulannya membengkak menjadi 204.015 peserta.

Sementara jika berdasarkan jumlah klaim setiap bulan pada periode Januari-Agustus 2015 sebesar Rp 1,04 triliun, membengkak menjadi Rp 1,55 triliun pada periode September 2015 sampai Oktober 2016. (hns/hns)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads