Hal itu sesuai rencana Presiden Joko Widodo (Jokowi) menambah subsidi bunga untuk KUR, sehingga bunga saat ini bisa turun.
"Bunga lebih rendah 2017 dibanding 2016, 1-2% lebih kecil dari posisi 2016. Sekarang 9 persen, berarti pokoknya lebih kecil 1-2%," ungkap Askolani di Hotel Aston, Bogor, Sabtu (26/11/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kemudian soal raskin, kalau 44 kota sukses di 2017 maka raskin di 2018 bisa full implementation dalam bentuk itu. Lalu pemerintah juga sedang kaji apakah PLN bisa dalam bentuk voucher juga. Jadi nanti kita lihat dan untuk reformasi dari sisi subsidi harus dilakukan bertahap," tutupnya. (hns/hns)











































