Ini Alasan Rini Tunjuk Mantan Kapolri Badrodin Jadi Komisaris Utama Waskita Karya

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Senin, 28 Nov 2016 15:17 WIB
Badrodin Haiti (Foto: Idham Kholid-detikcom)
Cirebon - Pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB), PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) 25 November lalu diputuskan mantan Kapolri, Badrodin Haiti sebagai komisaris utama menggantikan Mohammad Hasan.

Menteri BUMN Rini Soemarni selaku pemegang saham Waskita menyebutkan alasannya dibalik penunjukan Badrodin sebagai Komisaris Utama Waskita Karya. Alasan banyaknya jalan tol yang akan digarap oleh BUMN karya tersebut ke depan menjadi pertimbangan utama.

Rini berharap dengan ditunjuknya Badrodin sebagai Komisaris Utama Waskita Karya bisa mempercepat proses pembebasan lahan untuk proyek jalan tol

"Tidak terlepas soal hukum. Pembebasan lahan dan kita lihat Badrodin mantan Kapolri bisa bantu kita juga di lapangan," kata Rini di Cirebon, Senin (28/11/2016).

Usulan pergantian Komisaris Utama Waskita Karya didapatkan dari Direktur Utama Waskita Karya M. Choliq. Namun dirinya tidak spesifik menyebut nama tertentu untuk mengisi jabatan sebagai komisaris utama.

"Choliq usulan tapi nggak spesifik nama dan datang ke kami kita banyak proyek kita ada persoalan di sini. Bebas lahan kita butuh orang yang persuasif senior, punya pengaruh, ya sudah dapat Badrodin," tutur Rini.

Pergantian dewan komisaris di lingkungan BUMN menurut Rini normal. Pergantian dewan direksi dilakukan untuk meningkatkan pengawasan perseroan.

"Pembentukan dewan komisaris suka diganti, kita menjaga teamwork di dewan komisaris sendiri," kata Rini. (dna/dna)