Follow detikFinance
Senin, 28 Nov 2016 15:45 WIB

Gus Ipul Bidik Kerjasama Perdagangan dengan Negara yang Punya Perwakilan di Jatim

Rois Jajeli - detikFinance
Foto: Rois Jajeli Foto: Rois Jajeli
Surabaya - Wakil Gubernur Jawa Timur membidik kerjasama di bidang perdagangan dengan negara-negara sahabat yang memiliki perwakilan di Jatim. Diantaranya negara di bagian Eropa seperti Polandia dan Hungaria.

"Kalau mereka punya perwakilan, itu berarti serius dalam melihat kita," kata Wagub Jatim Saifullah Yusuf melalui siaran pers yang diterima detikFinance, Senin (28/11/2016).

Wakil Gubernur Jatim yang akrab disapa Gus Ipul ini menerangkan, negara sahabat yang memiliki perwakilan dagang di Surabaya menjadi target utama misi dagang Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Karena negara tersebut mendirikan perwakilan, sebagai keseriusannya melihat potensi dari Jatim.

Selain perwakilan tetap yang ada di Surabaya seperti Amerika Serikat, China dan Jepang. Ada beberapa negara yang mengangkat warga negara Indonesia menjadi konsul kehormatan seperti Polandia menunjuk Soedomo Margonoto. R Rajimin sebagai Konsul Kehormatan Hungaria.

Selama sepekan, delegasi perdagangan dari Jawa Timur yang dipimpin Gus Ipul membawa misi dagang dan merintis kerjasama di berbagai bidang. Seperti di Polandia, menuai hasil kongkret. Beberapa kesepakatan ditandatangani seperti MoU antara Universitas negeri Surabaya dengan Gdanks University of Phisical Education and Sport.

Di Hungaria, delegasi perdagangan Jatim menggelar pertemuan dengan para pengusaha setempat. Pertemuan perwakilan dari kedua negara, melakukan penjajagan terhadap berbagai kemungkinan untuk meningkatkan perdagangan antar negara, terutama dengan Provinsi Jawa Timur.

Selama kunjungan ke Hungaria, Gus Ipul juga tertarik dengan upaya yang dilakukan pemerintah setempat dalam menggenjot kunjungan wisatawan ke negara pecahan Uni Soviet itu.

Hasil dari kunjungan wisatawan di Hungaria, mampu menutup defisit perdagangan luar negerinya hingga mencapai US$ 2,5 milliar per tahun atau setara Rp 30 triliun.

"Padahal di sini (Hungaria) tidak punya sumber daya alam. Tapi mampu mendatangkan 30 juta turis setiap tahunnya," katanya.

Dengan kunjungan ke dua negara Balkan itu, delegasi dagang dari Jatim mendapatkan ilmu. Ia berharap, ke depan akan berusaha lebih serius untuk membangun kerjasama yang lebih baik dan sama-sama menguntungkan kedua belah pihak.

"Apakah itu kerjasama antara pemerintah, masyarakat dan masyarakat, terutama kerjasama di bidang perdagangan," jelasnya.

Wagub Jatim ini mengakui, belum semua negara yang punya perwakilan di Surabaya memiliki kerjasama yang optimal dengan Pemprov Jatim.

"Kami berjanji akan terus berupaya semaksimal mungkin, sehingga semuanya memiliki keuntungan dan bermanfaat bagi rakyat Jawa Timur maupun negara yang bersangkutan," tandasnya. (dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed