Cerita Sri Mulyani Libatkan TNI Tertibkan Aset Negara yang Dikuasai Preman

Cerita Sri Mulyani Libatkan TNI Tertibkan Aset Negara yang Dikuasai Preman

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Rabu, 30 Nov 2016 14:16 WIB
Cerita Sri Mulyani Libatkan TNI Tertibkan Aset Negara yang Dikuasai Preman
Foto: Eduardo Simorangkir
Jakarta - Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, menceritakan soal upaya mengambil alih aset-aset negara yang sempat dikuasai pihak lain tanpa izin. Misalnya, gedung-gedung pemerintah yang pernah dikuasai preman.

Sri Mulyani mengatakan, untuk mengambil alih aset tersebut, pemerintah juga melibatkan TNI.

"Waktu itu masih banyak preman. Untuk membersihkan dan mendapatkan gedung supaya bisa dibangun, membersihkan dari preman-preman, kita minta sama Panglima Kodam untuk membersihkan. Sehingga aset bisa diambil alih dan kemudian dibangun gedungnya," ujar Sri Mulyani dalam Seminar Nasional Tantangan APBN dari Masa ke Masa, di Kementerian Keuangan, Jakarta Rabu (30/11/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, Sri Mulyani menambahkan, upaya menata dan menertibkan aset-aset negara juga pernah dilakukan pada Istana Negara. Menurut Sri Mulyani, Istana Negara dulu belum punya sertifikat dan tak masuk dalam buku aset negara.

"Gedung yang didiami oleh presiden, yaitu istana, itu nggak ada sertifikatnya. Jadi bisa saja tiba-tiba cucunya Daendels datang mengklaim, bahaya itu (tertawa). Jadi itu betul-betul, it's so real," kata Sri Mulyani.

Kini, setelah penataan aset negara berjalan, semua pihak akhirnya sadar bahwa hal itu sangat penting.

"Orang ternyata mengatakan bahwa aset itu ya harusnya ditertibkan, dibukukan, secara legal, secara penatausahaan dan penggunaannya semuanya tercatat. Ini menurut saya sesuatu yang luar biasa mengenai republik ini," kata Sri Mulyani. (hns/dna)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads