Di Depan Para CEO, JK Cerita Pertemuannya dengan Obama dan Abe Bahas Trump

Di Depan Para CEO, JK Cerita Pertemuannya dengan Obama dan Abe Bahas Trump

Ray Jordan - detikFinance
Rabu, 30 Nov 2016 23:22 WIB
Di Depan Para CEO, JK Cerita Pertemuannya dengan Obama dan Abe Bahas Trump
Foto: Angga Aliya ZRF
Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menjadi pembicara dalam acara Networking Reception Forbes Global CEO Conference di Shangri La Hotel, Jakarta, Rabu (30/11/2016). Di hadapan para CEO yang hadir, JK bercerita soal pertemuannya dengan Presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama dan Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe saat KTT APEC di Lima, Peru, pertengahan bulan ini.

Kepada Obama dan Abe, JK menanyakan pandangan mereka terhadap Presiden AS terpilih, Donald Trump. Sebelumnya, Obama dan Abe sudah bertemu Trump.

"Ketika di Lima saya bertemu Obama, saya bertanya pada dia pertanyaan soal, apa yang menurut anda akan Trump lakukan? Kata dia, apa maksud anda? Apakah dia akan benar-benar merealisasikan kampanyenya atau seperti apa? Dia bilang, saya pikir kampanye adalah kampanye, tapi di sisi lain apa yang akan dia lakukan akan berbeda. Saya bilang, oh good," ujar JK menjelaskan isi pembicaraannya dengan Obama.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, JK masih penasaran dan bertanya lagi ke Obama. JK bertanya, jika diukur dalam persentase, kira-kira berapa persen Trump akan mewujudkan janjinya dalam kampanye?

Obama tak menjawab pertanyaan JK dengan tegas. Alhasil, JK kembali bertanya dengan memberikan penegasan, di atas atau di bawa 50%.

"Tapi saya ingin lebih jelas, jadi saya bilang tanyakan lagi, berapa persen menurut Anda, dia akan merealisasikan janji kampanyenya? Ah tidak terlalu mudah menerka penjelasannya. Saya tegaskan lagi, di atas 50% atau di bawah 50%? Dia (Obama) jawab mungkin di bawah 50%," kata JK.

Selanjutnya, saat bertemu Abe, JK juga bertanya hasil pertemuannya dengan Donald Trump di New York, AS.

"Saya juga bertemu dengan Perdana Menteri, Jepang Shinzo Abe, saat itu dia baru datang dari New York untuk ketemu Trump. Saya tanyakan apa yang Anda lakukan dengan Trump? lalu dia ketawa, saya tanya kenapa Anda ketawa? Ya, dia bilang dia juga akan lebih realistis, jadi jangan terlalu berlebihan pesimistis dengan Trump, dia akan lebih realistis. Jadi, saya bilang itu bagus untuk kita semua," tutur JK menjelaskan isi dialognya dengan Abe.

Intinya, kata JK, kesimpulan dari pembicaraan dirinya dengan Obama dan Abe adalah tidak perlu terlalu pesimistis dengan kepemimpinan Trump.

"Jadi tidak perlu khawatir dengan perang dagang atau yang lainnya. Saya kira AS akan lebih realistis, mungkin jika Obama sebutkan itu akan di bawah 50%, Abe memberi lebih banyak senyuman dan tawa. Jadi jangan terlalu pesimistis soal itu," pungkas JK. (jor/hns)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads