Inflasi November 0,47%, BPS: Gara-gara Cabai

Inflasi November 0,47%, BPS: Gara-gara Cabai

Yulida Medistiara - detikFinance
Kamis, 01 Des 2016 12:04 WIB
Foto: Yulida Medistiara
Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi 0,47% di November 2016. Sejak Januari-November 2016 laju inflasi yang tercatat 2,59%.

"Andil inflasi terbesar November dari bahan makanan. Baik cabai rawit merah yang membuat pedas-pedas sedap. Ada juga minuman dan rokok," kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Sasmito Hadi Wibowo di kantor pusat BPS, Jakarta, Kamis (1/12/2016).

BPS, kata Sasmito, juga mencatat kenaikan harga pada rokok, perumahan, air, listrik gas dan bahan bakar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Itu naik. Kalau misal ada kenaikan kontrak (sewa rumah kontrakan) rumah ada negosiasi baru," tambahnya.

Adapun inflasi tertinggi terjadi di Manado, sebesar 2,86% yang disumbang kenaikan harga pada komoditas pangan.

"Inflasi tertinggi di Manado 2,86%. Tinggi banget nih. Penyebabnya ada tomat, sayur, dan ada cabai. Kenapa Manado? Ini gara-gara dabu-dabu (sambal dabu-dabu), ini harus ada tomat, cabai, bawang harganya. Harus banyak, kalau orang Manado nggak ada dabu-dabu seperti nasi tanpa garam," tandas dia. (dna/hns)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads