"10 tahun lalu waktu memulai reform, ada joke kalau kita itu sekarang tersesat di jalan yang benar. Sekarang kalau melakukan hal benar nggak eksklusif lagi, nggak dianggap sok benar, nggak dianggap sok suci," kata Sri Mulyani di peringatan Hari Anti Korupsi di kantor pusat DJP, Jakarta, Kamis (1/12/2016).
"Sekarang joke saya sudah nggak mendengar lagi. Kalau ada satu kasus, dan nggak melebar dan melibatkan yang lain, seluruh sistem yang terkait sekarang merasa tersakiti, merasa terkhianati," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya buka catatan saya 10 tahun lalu, different. Dimana sekarang sudah ada sistem yang terbangun, dimana kita lagi harus repot-repot menjelaskan ke masyarakat bahwa kami jajaran pajak orang yang harus dipercayai dan menjalankan tugas dengan baik," ujar Sri Mulyani. (hns/hns)










































