Peran Schultz cukup besar dalam membangun Starbucks, dari perusahaan 'tidur' di Seattle menjadi jaringan toko kopi yang mendunia. Setelah mundur, Schultz bakal tetap menjadi Executive Chairman.
Pengumuman mundurnya Schultz cukup mengejutkan, dan membuat saham Starbucks turun. Schultz mundur mulai 3 April 2017.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Langkah ini dilakukan Schultz di tengah kondisi perusahaan yang menghadapi pasar toko kopi yang makin padat.
Schultz berencana untuk mengembangkan toko kopi berkualitas super premium di seluruh dunia, yang dikenal dengan nama Starbucks Reserve Roasteries. Tahun depan akan dibuka 20-30 toko kopi ini.
"Saya akan berada di sini (Starbucks Reserve Roasteries) secara penuh. Saya tidak akan meninggalkan perusahaan dan tetap di sini," kata Schultz dilansir dari AFP, Jumat (2/12/2016).
Schultz, 63 tahun, bergabung dengan Starbucks sejak 1982 sebagai sales manager, dan Starbucks sendiri mulai dibangun 1971.
Pada saat ini, Starbucks mengoperasikan lebih dari 25.000 toko di lebih dari 75 negara, dengan omzet sekitar US$ 20 miliar di 2015 lalu. (wdl/hns)











































