Direktur Komersial PT Pelni, Harry Boediarto memprediksi, akan terjadi kenaikan penumpang sebesar 1% pada liburan akhir tahun ini. Terutama terjadi selama 1 bulan layanan pelayaran mulai tanggal 18 Desember 2016-18 Januari 2017.
"Natal dan tahun baru untuk volume penumpang 2015 319.058 orang, ini targetnya naik 1% menjadi 319.065 selama 1 bulan
mulai 18 Desember ini sampai 18 Januari 2017," kata Harry, di Sukabumi, Minggu (4/12/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menyebut, Pelni akan mengerahkan seluruh armada kapal dalam masa liburan akhir tahun ini. PT Pelni juga sudah berencana untuk menambah frekuensi pelayaran, yakni dua sampai tiga frekuensi pelayaran pada masing-masing tiga trayek berbeda.
"Ketiga trayek yang dimaksud adalah Batam (Kepulauan Riau -Belawan (Sumatera Utara), Semarang (Jawa Tengah)-Kumai (Kalimantan Tengah), dan Semarang-Sampit (Kalimantan Tengah)," kata Harry.
Adapun satu kapal yang Pelni rerouting adalah KM Kelud reguler yang melayari Jakarta Tanjung Balai Karimun-Batam-Medan. Selain itu, rute lain yang diantisipasi mengalami kenaikan jumlah penumpang selama periode mudik Natal dan Tahun Baru 2016, yakni Kupang, Bitung, Ambon, Sorong, Manokwari, Biak, Nabire, dan Jayapura.
"Penambahan frekuensi Batam-Belawan diterapkan dengan mengubah atau mengatur ulang perjalanan pada suatu trayek. Secara teknis, KM Kelud akan berlayar melalui Tanjung Priok-Batam-Tanjung Balai-Belawan-Batam-Belawan-Tanjung Priok pada masa liburan akhir tahun," kata Harry.
Sedangkan, skema perjalanan regulernya adalah Tanjung Priok-Batam-Tanjung Balai-BelawanTanjung Priok.
Tidak hanya itu, PT Pelni juga membuka rute pelayaran ke Padang, Sumatera Barat, sebagai angkutan Natal dan tahun baru 2017. Pelni akan mengoperasikan KM Lawit dari Jakarta menuju Padang, Gunung Sitoli, dan Sibolga.
"Sebelumnya pelayaran ke Padang sempat dihentikan sekitar lima tahun lalu karena banyak tiket pesawat yang dijual murah," imbuhnya.
Karena besarnya permintaan, ia mengimbau kepada penumpang untuk membeli tiket sejak jauh hari sebelum keberangkatan. Hal itu agar penumpang tidak kehabisan untuk mendapatkan tiket yang dituju.
"Disarankan kepada calon penumpang yang ingin menggunakan jasa pelayaran PT Pelni diharapkan dapat memesan tiket dari jauh hari sebelumnya," imbuhnya. (drk/drk)











































