Ini Bedanya Jenius dengan e-Money

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Rabu, 07 Des 2016 18:19 WIB
Foto: Ardan Adhi Chandra
Jakarta -
Inovasi perbankan dengan memanfaatkan teknologi digital seakan tidak ada habisnya. Industri perbankan berlomba-lomba untuk memberikan kemudahan transaksi bagi para nasabahnya.

Setelah ramai penggunaan e-Money alias uang elektronik, PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN) beberapa saat lalu meluncurkan aplikasi Jenius. Jenius merupakan revolusi digital di bidang perbankan.

Berbeda dengan e-Money, pakai Jenius, pengguna bisa melakukan pembukaan rekening, mengatur limit kartu, hingga melakukan perencanaan keuangan melalui smartphone berbasis Android dan iOS.

"Kalau e-Money itu value card contohnya e-toll card maksimal Rp 1 juta nggak dapat bunga. Ini dapat bunga karena ini saving account," kata Product and Value Proposition Head Jenius, Irwan Tisnabudi dalam acara Talkshow Inovasi Digital untuk Kemudahan di Locanda, Jakarta Selatan, Rabu (7/12/2016).

Dengan menggunakan Jenius, pengguna juga bisa memanfaatkan berbagai fitur yang inovatif untuk perencanaan keuangan seperti Dream Saver.

Melalui fitur tersebut, pengguna bisa menargetkan pembelian sebuah barang di tanggal tertentu kemudian Jenius akan melakukan kalkulasi. Misalnya, pengguna ingin membeli sepatu seharga Rp 600.000 di bulan mendatang, kemudian Jenius melalui fitur Dream Saver akan membagi dana tersebut ke dalam 30 hari sebesar Rp 20.000 per hari dari saldo nasabah.

Jenius juga mempermudah penggunanya untuk melakukan transaksi antar rekening cepat dalam satu sentuhan melalui smartphone.

"Jenius sebagai life payment lifestyle. Karena beli tas, sepatu, mobil itu ujung-ujungnya duit," ujar Irwan.
(dna/dna)