KAI Siap Memajukan Transportasi Berbasis Rel di Tanah Air

KAI Siap Memajukan Transportasi Berbasis Rel di Tanah Air

Hans Henricus BS Aron - detikFinance
Kamis, 08 Des 2016 07:58 WIB
KAI Siap Memajukan Transportasi Berbasis Rel di Tanah Air
Foto: Dok. PT KAI
Jakarta - Semangat Pemerintah Indonesia dalam memajukan transportasi di tanah air untuk mengembangkan daerah-daerah secara bertahap sesuai Nawacita terus digalakan.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) pun mendapat kepercayaan dari Pemerintah untuk berkontribusi aktif dalam mewujudkan cita-cita tersebut, khususnya dalam bidang transportasi berbasis rel.

Pengalaman dan prestasi PT KAI sebagai operator perkeretaapian Indonesia diharapkan pemerintah mampu mendukung percepatan pengembangan dan pembangunan transportasi hingga menjangkau berbagai daerah yang sebelumnya tidak tersentuh transportasi yang berbasis rel.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mendapat amanah, PT KAI tentu menjadikannya sebagai peluang untuk menunjukkan kinerja di luar core business-nya selama ini. Saat ini, sedang mengerjakan penugasan dari Pemerintah, di antaranya :
a. Pembangunan jalur kereta dari Stasiun Manggarai menuju Bandara Soekarno Hatta via Tangerang (KA Bandara Soetta)
b. Pengembangan angkutan penumpang untuk Kereta Commuter Jabodetabek (KRL Jabodetabek)
c. Pengembangan angkutan barang di Sumatera Selatan (Angkutan Batubara)
d. Pengadaan Sarana Trans Sumatera (PMN 2015)
e. Pengadaan Sarana LRT Palembang
f. Pengadaan Sarana LRT Jabodetabek
g. Proyek-proyek lainnya masih kajian pasar yaitu Angkutan KA Bandara, Angkutan Barang, KA Ringan dan Commuter lainnya.

KAI Siap Memajukan Transportasi Berbasis Rel Tanah AirFoto: Dok. PT KAI

Di tiap proyek tersebut, PT KAI memiliki peran atau tugas yang berbeda-beda, sesuai dengan bunyi tugas yang diberikan oleh Pemerintah. Berikut peran KAI di masing-masing proyek tersebut:

1. Pembangunan jalur kereta dari Stasiun Manggarai menuju Bandara Soekarno Hatta via Tangerang PT KAI ditugaskan sebagai penyedia infrastruktur dan penyelenggara perawatan.

Sedangkan PT Railink yang merupakan anak perusahaan PT KAI bertugas sebagai penyedia sarana dan penyelenggara operasi. Saat ini, pembebasan lahan sudah mencapai 77%, pembangunan infrastruktur mencapai 10%, dan sarana dalam proses pabrikasi. Rencananya, sarana yang nantinya dioperasikan akan menggunakan kereta listrik berteknologi Swedia dari Bombardier.

2. Pengembangan angkutan penumpang untuk Kereta Commuter Jabodetabek.
PT KAI bertugas sebagai penyedia infrastruktur dan penyelenggara perawatan, sementara PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) yang merupakan anak perusahaan PT KAI dalam bidang operasi kereta commuter bertugas sebagai penyedia sarana dan penyelenggara operasi. Saat ini, pembangunan infrastruktur sudah mencapai 90% dan penyediaan sarana mencapai 82% (yakni 584 dari 716 cars).

3. Pengembangan angkutan barang di Sumatera Selatan
PT KAI menjadi penyedia infrastruktur, penyelenggara perawatan, dan penyelenggara operasi dan perawatannya. Saat ini, pengerjaan infrastruktur sudah 90% dan pengadaan sarana sudah mencapai 100%.

4. Pengadaan Sarana Trans Sumatera (PMN 2015)
PT KAI bertugas sebagai penyedia sarana, dimana PT KAI tengah mengerjakan proses pengadaan 6 trainset K3 (kereta ekonomi ) AC. Selain itu PT KAI juga berperan sebagai penyelenggara operasi dan perawatan (menunggu penugasan).

5. Pengadaan Sarana LRT Palembang
PT KAI ditugaskan menjadi penyedia sarana dan penyelenggara operasi dan perawatan. Saat ini PT KAI tengah menjalankan proses pengadaan yang bersinergi dengan BUMN lain

6. Pengadaan Sarana LRT Jabodetabek
PT KAI diamanatkan sebagai penyedia sarana, dan penyelenggara operasi dan perawatan. Sampai saat ini, progress proyek ini dalam tahap proses penyusunan desain.

Dari berbagai proyek di atas, salah satu proyek yang ditargetkan selesai pada 2017 mendatang adalah pembangunan jalur kereta dari Stasiun Manggarai menuju Bandara Soekarno Hatta via Tangerang. Beroperasinya kereta bandara pertama di Pulau Jawa, atau kedua di Indonesia setelah Kereta Bandara Kualanamu di Sumatera Utara akan menambah daftar modernisasi transportasi tanah air.

Kehadiran transportasi berbasis rel menjadi alternatif bagi masyarakat untuk mengakses berbagai tempat dengan nyaman, modern, dan praktis. PT KAI sebagai bagian dari modernisasi transportasi di Indonesia tentu akan mengerahkan segenap pengalaman dan potensinya untuk memajukan transportasi di tanah air hingga mampu bersaing dengan Negara lain yang telah maju terlebih dahulu.

"Secara bertahap namun pasti, lewat sinergi yang baik, PT KAI siap mewujudkan nawacita bagi transportasi berbasis rel di tanah air", ujar Direktur Utama PT KAI Edi Sukmoro. (ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads