Ini Benih Cabai Berbakteri yang Ditanam Warga Negara China di Bogor

Ini Benih Cabai Berbakteri yang Ditanam Warga Negara China di Bogor

Muhammad Idris - detikFinance
Selasa, 13 Des 2016 11:44 WIB
Ini Benih Cabai Berbakteri yang Ditanam Warga Negara China di Bogor
Foto: Dok. Badan Karantina Kementan
Jakarta - Empat Warga Negara (WN) China beberapa waktu lalu ditangkap pihak imigrasi lantaran kedapatan menjadi petani ilegal. Mereka diketahui menanam cabai di lahan seluas 4 hektar di Kampung Gunung Leutik, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Pasca penangkapan tersebut, Badan Karantina Kementerian Pertanian (Kementan) langsung melakukan pemeriksaan pada 5.000 batang pohon cabai yang sudah ditanam, serta 2 kilogram benih cabai yang belum sempat ditanam.
Benih cabai berbakteriFoto: Dok. Badan Karantina Kementan
Benih cabai berbakteri

Diketahui, cabai tersebut rupanya mengandung bakteri berbahaya dari jenis erwinia chrysanthemi. Bakteri tersebut selama ini belum pernah ditemukan di Indonesia dan dikategorikan sebagai OPT (Organisme Pengganggu Tanaman) golongan A1.

"Golongannya A1, makanya itu sangat berbahaya, jadi kalau penanganan di kita harus sudah langsung dimusnahkan. Kita lakukan tindakan preventif, karena kalau sampai menyebar bisa sangat berbahaya sekali," kata Kepala Badan Karantina Kementan, Banun Harpini, kepada detikFinance pekan lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Banun, bakteri jenis erwinia chrysanthemi itu bisa menyebabkan kerusakan atau gagal panen hingga mencapai 70%.

Dalam foto yang diterima detikFinance dari Badan Karantina, benih cabai yang berbakteri tersebut tersebut terbungkus dalam beberapa kantong plastik.
Benih cabai berbakteriFoto: Dok. Badan Karantina Kementan
Benih cabai berbakteri

Selain bijih dan pohon cabai, ikut dimusnahkan pula 1 kilogram benih bawang daun dan sawi hijau. Pemusnahan dilakukan dengan cara dibakar dengan incinerator di Instalasi Karantina Hewan Kantor Balai Besar Karantina Pertanian Soekarno Hatta.

Tak hanya itu, selain memusnahkan, Kementan juga melakukan isolasi pada lahan cabai petani asal China itu. Ini dilakukan untuk memastikan tidak ada penyebaran bakteri dari benih cabai ilegal itu.
Pohon cabai dari benih berbakteriFoto: Dok. Badan Karantina Kementan
Pohon cabai dari benih berbakteri

Sebagai informasi, 4 WN China ini ditangkap saat sedang menggarap lahan cabai di Bogor pada Selasa (8/10/2016) pukul 13.00 WIB. Penangkapan dilakukan oleh Tim Pora (Pengawasan Orang Asing) DKI Jakarta dan Tim Pora Imigrasi Kelas II Kota Bogor. Didapatkan informasi dari masyarakat tentang adanya keberadaan WN China di lokasi tersebut. Keempat WN China ini sedang menanam cabai di lahan seluas 4 hektar.

Keempat orang WN China ini merupakan laki-laki, masing-masing Xue Qingjiang (51), Yu Wai Man (37), Gu Zhaojun (52) dan Gao Huaqiang (53).

Xue Qingjiang dan Yu Wai Man saat diperiksa tidak memiliki paspor dan dokumen apapun. Sementara Gu Zhaojun dan Gao Huaqiang melakukan penyalahgunaan visa kunjungan. Kedua WN China yang tidak membawa paspor beralasan dokumen mereka dibawa oleh sponsor. (hns/hns)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads