Berharap KPK Sering OTT, Susi: Supaya APBN Aman dari Korupsi

Berharap KPK Sering OTT, Susi: Supaya APBN Aman dari Korupsi

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Kamis, 15 Des 2016 08:25 WIB
Berharap KPK Sering OTT, Susi: Supaya APBN Aman dari Korupsi
Foto: Angga Aliya ZRF
Jakarta - Deputi Badan Keamanan Laut (Bakamla), Eko Susilo Hadi, ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kemarin. Penangkapan terkait suap di proyek pengadaan.

Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, berharap hal ini membuat jera pejabat lain yang juga masih melakukan praktik korupsi. Pemilik Susi Air itu pun berharap KPK bisa lebih sering lakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT).

"Makin sering OTT makin baik. Supaya APBN aman dari korupsi," kata Susi kepada detikFinance, Kamis (14/12/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT



Menurutnya, korupsi yang marak terjadi di Indonesia membuat APBN menjadi bengkak. Sebab banyak proyek yang di-mark up sehingga lebih mahal dari yang semestinya.

"Sudah negara defisit, belanja selalu kemahalan karena korupsi," katanya.

Jika korupsi bisa diberantas, menurut Susi, harga-harga barang di Indonesia bisa lebih murah karena ongkos produksinya lebih efisien tanpa bengkak gara-gara korupsi.

Selain Eko, KPK juga menangkap 4 orang terkait OTT tersebut. Semuanya masih diperiksa intensif sampai Rabu malam kemarin.

Suap ini diduga dilakukan terkait dengan pengadaan barang di Bakamla. Pengadaan yang dilakukan Bakamla terkait bidang sistem surveillance, seperti long range camera, monitoring satellite, dan pengadaan backbone coastal surveillance system.

Dari penangkapan ini, KPK menyita uang pecahan dolar Amerika Serikat dan dolar Singapura. Jumlahnya masih dihitung. (ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads