Direktur Perlindungan Tanaman Kementan, Dwi Iswari, mengatakan program perluasan tambah tanam baru gencar dilakukan, selain itu sebagian besar anggaran untuk perluasan 3 juta hektar lahan baru bisa direalisasikan tahun depan.
"Ini kan belum jalan, jadi kita baru mulai tanam yang 3 juta hektar ini sampai 2017, kalau di 2016 saya lupa sudah bertambah berapa. Nah untuk tutupi kebutuhan jagung ini, mungkin mereka beralih ke yang lain dulu (gandum)," jelas Dwi di seminar Tantangan dan Peluang Agribisnis 2017 di Hotel Santika, Jakarta, Kamis (15/12/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan kondisi seperti, wajar jika pabrikan pakan ternak untuk sementara memenuhi bahan bakunya dari gandum. Lantaran belum banyak jagung yang ditanam dari program 3 juta hektar lahan baru tersebut.
"Panen jagung saja belum, kemudian anggaran juga masih ada di 2017. Tapi kita sudah MoU dengan 41 perusahaan pakan ternak untuk serap jagung petani. Silakan dipetakan, benih, pestisida, pupuk, dan pembinaan ada di kami," terang Dwi. (dna/dna)











































