Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Tirta Segara di Kantor Pusat BI, Jakarta, Kamis (15/12/2016).
"Perekonomian Indonesia membaik dengan domestik terjaga, diperkirakan mencapai 5% secara yoy, meningkat dari 4,8% pada tahun 2015," terangnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pertumbuhan ekonomi membaik didukung konsumsi dan investasi. Ekspor masih kontraksi meskipun mulai membaik kuartal IV. Kemudian sektor korporasi juga membaik," paparnya.
Sementara itu, untuk tahun depan diproyeksikan ekonomi tumbuh pada rentang 5-5,4%. Ada beberapa risiko global yang harus diwaspadai agar pertumbuhan ekonomi tetap terjadi.
"Pertumbuhan ekonomi diperkirakan pada kisaran 5-5,4% ditopang oleh domestik kuat dan pulihnya kinerja ekspor dan sejalan kenaikan harga komoditas yang menjadi andalan Indonesia," pungkasnya. (mkl/drk)











































