Jasa Marga Usulkan Pembangunan Jalan Tol Jatiasih-Sadang

Jasa Marga Usulkan Pembangunan Jalan Tol Jatiasih-Sadang

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Jumat, 16 Des 2016 14:35 WIB
Jasa Marga Usulkan Pembangunan Jalan Tol Jatiasih-Sadang
Ilustrasi (Foto: Maikel Jefriando)
Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) berencana untuk membangun Jalan Tol Jatiasih-Sadang. Rencana ini hampir bersamaan dengan pembangunan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated (melayang) di triwulan II 2017.

Pembangunan jalan tol yang juga disebut Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan itu, dilakukan untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di Jalan Tol Jakarta-Cikampek yang kian padat. Proyek pembangunan Jalan Tol Jatiasih-Sadang saat ini tengah dalam persiapan lelang dan dilanjutkan dengan penetapan jalur yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

"Jatiasih-Sadang persiapan lelang. Dokumen yang kita mau usulkan masih ada perbaikan. Kalau itu masuk kita usulkan penetapan lokasi ke Gubernur Jawa Barat, kita lakukan simultan dengan investasinya," tutur Kepala BPJT Herry Trisaputra Zuna di Chef's Bakery, jakarta Selatan, Jumat (16/12/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dirinya memperkirakan proses lelang selesai pada Juli 2017. Setelah ditetapkan kontraktornya, kemudian akan dilanjutkan pembebasan lahan hingga akhir 2017.

"Cikampek Selatan kalau Januari lelang 5 bulan itu dapat pemenang di Juni-Juli 2017. Kemudian dilanjutkan dengan pembebasan lahan," tutur Herry.

Pembebasan lahan untuk proyek Jalan Tol Jatasih-Sadang diperkirakan memakan waktu hingga 2018. Setelah pembebasan lahan selesai, maka akan dimulai pembangunan yang diperkirakan juga dimulai di tahun 2018 setelah pembebasan lahan selesai.

"Jadi bangunnya tertunda barangkali di 2018,tergantung proses tanahnya," kata Herry.

Jalan Tol Jatiasih-Sadang sekitar 62 kilometer (km) dibangun sekaligus untuk mengembangkan kawasan di sepanjang wilayah Cikampek Selatan. Dengan adanya perkembangan wilayah seperti perumahan, pertokoan, hingga perkantoran diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi yang lebih baik bagi masyarakat sekitar.

"Itu dari Jatiasih 62 km sampai ke Sadang. Selain mengurangi kepadatan Jakarta-Cikampek juga sekaligus mengembangkan kawasan," tutup Herry. (dna/dna)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads